Kim Jong-un Bakal Tingkatkan Jumlah Bom Nuklir Korut untuk Melawan AS

Selasa, 10 September 2024 - 07:24 WIB
Baca Juga: AS Mampu Hancurkan Seluruh Lokasi Peluncuran Nuklir Rusia dan China, tapi...

Setelah berakhirnya pertemuan Kelompok Konsultasi dan Strategi Penangkalan yang Diperluas, simulasi simulasi antarlembaga pertama oleh Kelompok Konsultatif Nuklir antara AS dan Korea Selatan diadakan di Washington DC pada tanggal 5-6 September.

Departemen Pertahanan AS mengatakan simulasi tersebut memperkuat pendekatan aliansi terhadap pengambilan keputusan kooperatif tentang pencegahan nuklir dan perencanaan untuk kemungkinan kontinjensi nuklir di Semenanjung Korea. Mereka mengeklaim komitmen nuklirnya sangat kuat.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan AS dan Korea Selatan secara terbuka berusaha melakukan serangan nuklir terhadap negara berdaulat. Hal ini, kata kementerian itu, akan meningkatkan kemungkinan bentrokan nuklir.

"Ancaman nuklir dan pemerasan AS akan benar-benar dihalangi oleh kekuatan nuklir DPRK yang lebih sempurna dan berkembang untuk membela diri," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan yang menggunakan nama resmi negara tersebut, Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK).

Kementerian itu menambahkan bahwa Korea Utara akan secara ketat mengendalikan dan mengelola situasi keamanan Semenanjung Korea seraya terus mengambil langkah-langkah praktis untuk mengatasi apa yang disebutnya sebagai konfrontasi nuklir jangka panjang dengan AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!