Diduga Agen Rahasia, Teman Wanita Bos Telegram Durov Angkat Bicara
Sabtu, 07 September 2024 - 08:33 WIB
Sebelum penangkapan Durov, Vavilova telah memasang unggahan di media sosial di lokasi yang sama dengan taipan Telegram tersebut, termasuk Kazakhstan, Kirgistan, dan Azerbaijan, serta bagian dalam jet pribadinya.
Namun, baik Vavilova maupun Durov belum membuat pengumuman apa pun tentang kemungkinan hubungan tersebut.
Hal ini memicu spekulasi bahwa Vavilova bisa jadi adalah agen intelijen jenis "honeypot", dengan misi membawa Durov ke Prancis tempat dia dapat ditangkap.
Salah satu teori konspirasi paling populer menyebutkan bahwa dia bekerja untuk Mossad Israel.
Pendiri Telegram tersebut memiliki paspor Rusia, Prancis, Uni Emirat Arab (UEA), dan St. Kitts dan Nevis.
Dia dilaporkan memberi tahu polisi Prancis yang menahannya bahwa dia akan makan malam dengan Presiden Emmanuel Macron, yang dibantah oleh pemimpin Prancis tersebut.
Durov tidak menyebutkan undangan makan malam tersebut, atau Vavilova, dalam komentar publik pertamanya setelah penangkapan tersebut.
Namun, baik Vavilova maupun Durov belum membuat pengumuman apa pun tentang kemungkinan hubungan tersebut.
Hal ini memicu spekulasi bahwa Vavilova bisa jadi adalah agen intelijen jenis "honeypot", dengan misi membawa Durov ke Prancis tempat dia dapat ditangkap.
Salah satu teori konspirasi paling populer menyebutkan bahwa dia bekerja untuk Mossad Israel.
Pendiri Telegram tersebut memiliki paspor Rusia, Prancis, Uni Emirat Arab (UEA), dan St. Kitts dan Nevis.
Dia dilaporkan memberi tahu polisi Prancis yang menahannya bahwa dia akan makan malam dengan Presiden Emmanuel Macron, yang dibantah oleh pemimpin Prancis tersebut.
Durov tidak menyebutkan undangan makan malam tersebut, atau Vavilova, dalam komentar publik pertamanya setelah penangkapan tersebut.
Lihat Juga :