Polandia Merasa Berkewajiban Tembak Jatuh Rudal Rusia, Langsung Ditegur NATO
Selasa, 03 September 2024 - 08:04 WIB
Warsawa dan Kyiv telah menandatangani pakta pertahanan pada bulan Juli yang menyediakan diskusi yang bertujuan untuk memeriksa dasar pemikiran dan kelayakan kemungkinan pencegatan rudal dan pesawat nirawak Rusia, tetapi Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz telah menegaskan bahwa hal ini tidak akan dilakukan tanpa persetujuan NATO.
Wakil Sekretaris Jenderal NATO Mircea Geoana mengatakan kepada Financial Times bahwa blok tersebut menghormati hak kedaulatan setiap anggota untuk mewujudkan keamanan nasional.
"Tetapi mereka selalu berkonsultasi sebelum melakukan sesuatu yang dapat berdampak pada kami semua," katanya, yang dilansir Selasa (3/9/2024).
Polandia, imbuh dia, selalu "sempurna" dalam hal konsultasi semacam itu.
"NATO harus melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu Ukraina dan melakukan apa pun yang kami bisa untuk menghindari eskalasi," papar Geoana.
Minggu lalu, Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov membahas rencana untuk "perisai pertahanan udara" dengan pejabat NATO di Brussels, menurut laporan Europa Press.
Wakil Sekretaris Jenderal NATO Mircea Geoana mengatakan kepada Financial Times bahwa blok tersebut menghormati hak kedaulatan setiap anggota untuk mewujudkan keamanan nasional.
"Tetapi mereka selalu berkonsultasi sebelum melakukan sesuatu yang dapat berdampak pada kami semua," katanya, yang dilansir Selasa (3/9/2024).
Polandia, imbuh dia, selalu "sempurna" dalam hal konsultasi semacam itu.
"NATO harus melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu Ukraina dan melakukan apa pun yang kami bisa untuk menghindari eskalasi," papar Geoana.
Minggu lalu, Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov membahas rencana untuk "perisai pertahanan udara" dengan pejabat NATO di Brussels, menurut laporan Europa Press.
(mas)
Lihat Juga :