Pesawat F-16 Bantuan Barat Jatuh Ditembak Rusia, Presiden Ukraina Pecat Komandan AU

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 18:25 WIB
Analis militer mengatakan pesawat-pesawat itu tidak akan menjadi pengubah permainan dalam perang, mengingat angkatan udara Rusia yang besar dan sistem pertahanan udara yang canggih. Namun pejabat Ukraina menyambut baik jet supersonik tersebut, yang dapat membawa senjata modern yang digunakan oleh negara-negara NATO, karena memberikan kesempatan untuk membalas superioritas udara Rusia.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali memohon kepada sekutu Barat agar tidak menghalanginya dalam memutuskan apa yang akan diserang di tanah Rusia.

“Semua mitra kami harus lebih aktif — jauh lebih aktif — dalam melawan teror Rusia,” kata Zelenskyy, dilansir AP. “Kami terus menegaskan bahwa tekad mereka sekarang — mencabut pembatasan serangan jarak jauh untuk Ukraina sekarang — akan membantu kami mengakhiri perang sesegera mungkin dengan cara yang adil bagi Ukraina dan dunia secara keseluruhan.”

Diplomat tertinggi Uni Eropa mendukung desakan Zelenskyy agar para pendukung internasional mengakhiri batasan mereka. Ukraina telah mengerahkan pesawat nirawak produksi dalam negeri untuk menyerang Rusia.

Militer Rusia mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka telah menggagalkan serangan semalam terhadap Krimea. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menghancurkan tiga pesawat nirawak laut Ukraina yang ditujukan ke semenanjung Laut Hitam yang dianeksasi Moskow dari Ukraina pada tahun 2014.

Gubernur Sevastopol yang ditunjuk Rusia, Mikhail Razvozhayev, menambahkan bahwa empat pesawat nirawak udara Ukraina dan tiga pesawat nirawak laut dihancurkan "pada jarak yang cukup jauh" dari pantai semenanjung.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!