Jet Tempur F-16 Ukraina Pasokan NATO Jatuh dan Hancur, Dirudal Rusia?
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 08:22 WIB
"Oleksey menyelamatkan warga Ukraina dari rudal Rusia yang mematikan," tulis Angkatan Udara Ukraina dalam pernyataan Telegram.
"Sayangnya, dengan mengorbankan nyawanya sendiri," lanjut Angkatan Udara Ukraina tanpa mengonfirmasi secara pasti apakah rudal Rusia yang menjatuhkan jet tempur modern tersebut.
Militer Ukraina mengatakan bahwa mereka kehilangan komunikasi dengan sebuah F-16 saat menghadapi serangan rudal Rusia dan kemudian mengetahui bahwa pesawat itu jatuh. Disebutkan bahwa penyebab kecelakaan tersebut sedang diselidiki.
Laporan awal menunjukkan bahwa jet itu tidak jatuh karena tembakan Rusia, kata seorang pejabat AS kepada The Wall Street Journal, yang pertama kali melaporkan hilangnya pesawat tersebut.
Seorang sumber di Pasukan Pertahanan Ukraina mengatakan kepada CNN bahwa mereka tidak berpikir kesalahan pilot menyebabkan kecelakaan itu.
Pentagon dan Komando Eropa AS merujuk pertanyaan kepada militer Ukraina, dan Angkatan Udara Kyiv tidak segera menanggapi pertanyaan Business Insider, Jumat (30/8/2024).
Insiden fatal itu dilaporkan terjadi selama serangan rudal dan pesawat nirawak besar-besaran Rusia pada hari Senin, saat Moskow meluncurkan 236 amunisi gabungan dalam apa yang Ukraina katakan sebagai pengeboman udara terbesar yang pernah dihadapinya sepanjang perang.
"Sayangnya, dengan mengorbankan nyawanya sendiri," lanjut Angkatan Udara Ukraina tanpa mengonfirmasi secara pasti apakah rudal Rusia yang menjatuhkan jet tempur modern tersebut.
Militer Ukraina mengatakan bahwa mereka kehilangan komunikasi dengan sebuah F-16 saat menghadapi serangan rudal Rusia dan kemudian mengetahui bahwa pesawat itu jatuh. Disebutkan bahwa penyebab kecelakaan tersebut sedang diselidiki.
Laporan awal menunjukkan bahwa jet itu tidak jatuh karena tembakan Rusia, kata seorang pejabat AS kepada The Wall Street Journal, yang pertama kali melaporkan hilangnya pesawat tersebut.
Seorang sumber di Pasukan Pertahanan Ukraina mengatakan kepada CNN bahwa mereka tidak berpikir kesalahan pilot menyebabkan kecelakaan itu.
Pentagon dan Komando Eropa AS merujuk pertanyaan kepada militer Ukraina, dan Angkatan Udara Kyiv tidak segera menanggapi pertanyaan Business Insider, Jumat (30/8/2024).
Insiden fatal itu dilaporkan terjadi selama serangan rudal dan pesawat nirawak besar-besaran Rusia pada hari Senin, saat Moskow meluncurkan 236 amunisi gabungan dalam apa yang Ukraina katakan sebagai pengeboman udara terbesar yang pernah dihadapinya sepanjang perang.
Lihat Juga :