3 Rudal Rusia yang Bisa Dipakai Hizbullah untuk Hantam Israel, Salah Satunya Kornet
Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:23 WIB
Yakhont bisa menjangkau target hingga jarak 300 km. Dalam penerbangan normal, rudal ini dapat mencapai ketinggian 14 km dan kecepatan hingga 750 m/s (Mach 2.2).
Saat mendekati target, Yakhont perlahan turun menuju area yang lebih rendah guna menghindari deteksi sistem pertahanan musuh. Rudal ini juga punya stem navigasi inersia aktif dan pasif serta dilengkapi hulu ledak tinggi 200 kg atau hulu ledak penembus semi-lapis baja 250 kg.
Selain Rusia, Yakhont juga dioperasikan pihak lain. Tak hanya negara, kelompok militan seperti Hizbullah juga memakainya.
Mengutip Reuters, laporan media dan analis selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa Hizbullah memperoleh rudal Yakhont dari Suriah. Sebelumnya, rudal ini memang ditempatkan di sana untuk membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara.
Berikutnya ada 9M133 Kornet. Senjata ini adalah rudal anti-tank berpemandu laser yang dikembangkan Rusia sejak 1990-an.
Mengutip MissileThreat, Kornet menjadi salah satu rudal anti-tank dengan jangkauan terjauh milik Hizbullah. Jangkauan efektifnya diperkirakan mencapai 5 km dan dilengkapi hulu ledak termobarik anti-tank atau penghancur bunker.
Rudal ini diklaim dapat menembus lapisan baja hingga setebal 1200 mm. Rusia menjual Kornet ke Suriah antara tahun 1990-1999.
Saat mendekati target, Yakhont perlahan turun menuju area yang lebih rendah guna menghindari deteksi sistem pertahanan musuh. Rudal ini juga punya stem navigasi inersia aktif dan pasif serta dilengkapi hulu ledak tinggi 200 kg atau hulu ledak penembus semi-lapis baja 250 kg.
Selain Rusia, Yakhont juga dioperasikan pihak lain. Tak hanya negara, kelompok militan seperti Hizbullah juga memakainya.
Mengutip Reuters, laporan media dan analis selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa Hizbullah memperoleh rudal Yakhont dari Suriah. Sebelumnya, rudal ini memang ditempatkan di sana untuk membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara.
2. 9M133 Kornet
Berikutnya ada 9M133 Kornet. Senjata ini adalah rudal anti-tank berpemandu laser yang dikembangkan Rusia sejak 1990-an.
Mengutip MissileThreat, Kornet menjadi salah satu rudal anti-tank dengan jangkauan terjauh milik Hizbullah. Jangkauan efektifnya diperkirakan mencapai 5 km dan dilengkapi hulu ledak termobarik anti-tank atau penghancur bunker.
Rudal ini diklaim dapat menembus lapisan baja hingga setebal 1200 mm. Rusia menjual Kornet ke Suriah antara tahun 1990-1999.
Lihat Juga :