Tak Punya Sisir dan Sampo, Anak-anak Perempuan di Gaza Memotong Rambutnya

Rabu, 14 Agustus 2024 - 13:45 WIB
Klinik tenda yang dia dirikan dengan tim kecil awalnya merawat anak-anak, tetapi kemudian menjadi praktik bagi seluruh keluarga, yang sebagian besar juga telah dipaksa mengungsi atau dibom keluar dari rumah mereka, seperti sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza.

Bahkan obat-obatan yang tersedia sering kali tidak terjangkau. Sebotol salep luka bakar sederhana sekarang harganya 200 shekel (USD53 atau Rp831.000).

Pengiriman bantuan internasional telah berkurang drastis sejak Israel menguasai perbatasan Rafah pada awal Mei, yang memperburuk krisis kemanusiaan.

Al-Azaiza tidak ragu lagi di mana solusi segera berada. “Penyeberangan perbatasan harus dibuka sehingga kami dapat membawa masuk obat-obatan, karena sebagian besar obat-obatan yang ada saat ini tidak efektif: tidak ada efek, tidak ada efek pada penyakit kulit yang kami lihat,” papar dia.

Baca juga: Houthi Buru 2 Kapal Tanker Misterius di Laut Merah, Menyerangnya 3 Kali Berturut-turut
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!