Trump Resmi Capres Partai Republik, Sebut Biden Menang Berarti Pilpres Curang

Selasa, 25 Agustus 2020 - 11:23 WIB
Seperti yang telah dia lakukan berulang kali, Trump menggambarkan tanggapan negara bagian terhadap infeksi virus corona baru (Covid-19), dengan istilah yang sangat partisan, yakni melakukan penguncian dan langkah-langkah lain yang direkomendasikan oleh pejabat kesehatan masyarakat sebagai upaya untuk memengaruhi pemungutan suara pada bulan November.

"Apa yang mereka lakukan adalah menggunakan Covid untuk mencuri pemilu," kata Trump. "Mereka menggunakan Covid untuk menipu rakyat Amerika—semua rakyat kami—dari pemilihan yang adil dan bebas."

Proses tatap muka, pertemuan yang jauh lebih kecil dari yang direncanakan semula, masih menandai kontras dengan Partai Demokrat, yang memilih format virtual hampir seluruhnya daripada berkumpul di medan pertempuran pemilu negara bagian Wisconsin. Perubahan itu dimaksudkan untuk mengurangi risiko penyebaran virus di acara politik. (Baca juga: Trump: Joe Biden Telah 'Dimiliki' oleh China )

Jajak pendapat sementara menunjukkan Biden, 77, unggul atas Trump, 74. Biden dan sesama politisi Demokrat menggambarkan Trump sebagai kekuatan untuk kegelapan, kekacauan, dan ketidakmampuan selama Konvensi Nasional Partai Demokrat. Mereka menekankan keragaman dan nilai-nilai Demokrat seperti "empati" dan "persatuan".

Partai Republik mengatakan bahwa konvensi mereka akan menekankan "hukum dan ketertiban", hak kepemilikan senjata, pemotongan pajak, dan pria dan wanita Amerika yang "dilupakan".

Mark dan Patricia McCloskey, pasangan yang menjadi berita nasional ketika mereka menembakkan senjata api pada pengunjuk rasa kesetaraan rasial di luar rumah mereka di Missouri pada bulan Juni, akan menggambarkan Biden sebagai upaya untuk melindungi "penjahat dari warga negara yang jujur". Demikian kutipan pidato pasangan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!