Trump: Joe Biden Telah 'Dimiliki' oleh China
Senin, 24 Agustus 2020 - 20:47 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuding Joe Biden telah dimiliki oleh China. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuding Joe Biden telah "dimiliki" oleh China . Dia mengutip peringatan dari pejabat intelijen AS bahwa Beijing diduga merencanakan langkah-langkah rahasia untuk ikut campur dalam pemilihan mendatang atas nama Biden.
"China memiliki Joe Biden. Putranya mendapat satu setengah miliar dolar," kata Trump saat melakukan wawancara dengan Fox News, seperti dilansir Sputnik pada Senin (24/8/2020). ( Baca juga: Lagi-lagi Ulah Trump ke China Diramal Bikin Gerak Saham Melempem Pekan Depan )
"Putranya tanpa pengalaman, tidak punya otak, tidak punya apa-apa, tidak pernah melakukannya, tidak hanya Ukraina, dia mendapat uang ratusan ribu dolar dari Ukraina dan mendapat pembayaran dimuka, dan kemudian dengan China dia pergi dengan biaya satu miliar setengah dolar. Ini konyol," sambungnya.
Sebelumnya, Trump menyebut China sebagai penipu ulung, dengan mengatakan bahwa tidak ada negara lain di dunia dapat menipu AS melebihi China. Trump menuturkan bahwa gara-gara China, AS telah kehilangan banyak sekali uang. (B aca juga: Donald Trump Umumkan Penggunaan Plasma Darah untuk Lawan Corona )
"Saya tidak ingin membakar dunia sekarang. Tapi tidak ada negara yang telah menipu kami lebih dari China. Kami kehilangan miliaran, ratusan miliar dolar. Kami tidak mendapatkan apa-apa dari China. Ya, kita mendapatkan beberapa barang yang dapat kita produksi sendiri, tetapi kita tidak mendapatkan apa-apa. Yang kita lakukan hanyalah kehilangan uang," ucap Trump.
"China memiliki Joe Biden. Putranya mendapat satu setengah miliar dolar," kata Trump saat melakukan wawancara dengan Fox News, seperti dilansir Sputnik pada Senin (24/8/2020). ( Baca juga: Lagi-lagi Ulah Trump ke China Diramal Bikin Gerak Saham Melempem Pekan Depan )
"Putranya tanpa pengalaman, tidak punya otak, tidak punya apa-apa, tidak pernah melakukannya, tidak hanya Ukraina, dia mendapat uang ratusan ribu dolar dari Ukraina dan mendapat pembayaran dimuka, dan kemudian dengan China dia pergi dengan biaya satu miliar setengah dolar. Ini konyol," sambungnya.
Sebelumnya, Trump menyebut China sebagai penipu ulung, dengan mengatakan bahwa tidak ada negara lain di dunia dapat menipu AS melebihi China. Trump menuturkan bahwa gara-gara China, AS telah kehilangan banyak sekali uang. (B aca juga: Donald Trump Umumkan Penggunaan Plasma Darah untuk Lawan Corona )
"Saya tidak ingin membakar dunia sekarang. Tapi tidak ada negara yang telah menipu kami lebih dari China. Kami kehilangan miliaran, ratusan miliar dolar. Kami tidak mendapatkan apa-apa dari China. Ya, kita mendapatkan beberapa barang yang dapat kita produksi sendiri, tetapi kita tidak mendapatkan apa-apa. Yang kita lakukan hanyalah kehilangan uang," ucap Trump.
(esn)
Lihat Juga :