India Uji Sistem Rudal S-400 yang Dibeli dari Rusia, Sukses Tembak Jatuh 80% Target

Minggu, 28 Juli 2024 - 08:47 WIB
Saat ini, India telah mengoperasikan tiga skuadron S-400, dan rencananya akan menerima dua sisanya dari Rusia dalam beberapa tahun ke depan. Moskow telah berkomitmen untuk mengirimkan dua skuadron rudal pertahanan udara S-400 tambahan tersebut pada kuartal ketiga tahun 2026.

Awalnya, Moskow diharapkan untuk memasok kelima skuadron tersebut pada awal tahun 2024, tetapi jadwal pengiriman tertunda karena perang Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Meskipun demikian, IAF telah mengoperasikan sepenuhnya tiga skuadron yang diterima sejauh ini.

"Penempatan saat ini menunjukkan bahwa kami memiliki hampir 1,5 skuadron yang masing-masing ditempatkan di garis depan dengan China dan Pakistan," kata sumber pertahanan tersebut, seperti dikutip dari Army Recognition, Minggu (28/7/2024).

S-400 Triumf, yang oleh NATO disebut SA-21 Growler, adalah salah satu sistem pertahanan udara jarak jauh tercanggih di dunia. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan pesawat, drone, serta rudal balistik dan jelajah hingga jarak 400 kilometer dan pada ketinggian hingga 30 kilometer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!