Israel Panik, Keputusan ICJ Bisa Dorong Surat Perintah Penangkapan Netanyahu dan Gallant

Selasa, 23 Juli 2024 - 18:15 WIB
Panel hakim bersama Presiden Mahkamah Internasional (ICJ) Nawaf Salam (tengah) di Den Haag, Belanda, 19 Juli 2024. Foto/EPA-EFE/LINA SELG
TEL AVIV - Warga Israel memperkirakan pendapat penasihat yang dikeluarkan Mahkamah Internasional (ICJ), yang meminta Israel mengakhiri pendudukan ilegalnya di wilayah Palestina, dapat mendorong para hakim Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Haaretz pada Minggu mencatat kekhawatiran di kalangan pejabat di Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kehakiman Israel bahwa pendapat penasehat ICJ akan “memberikan lebih banyak legitimasi” terhadap kemungkinan keputusan ICC untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan yang diminta Jaksa Karim Khan.



“Penilaian yang dilakukan terhadap negara penjajah Israel menunjukkan kemungkinan dampak politik yang diakibatkan oleh opini ICJ,” ungkap surat kabar Israel tersebut.

ICJ mengeluarkan pendapat penasehatnya pada Jumat mengenai konsekuensi hukum yang timbul dari kebijakan dan praktik Israel di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!