Militer Israel Kekurangan Tank dan Amunisi dalam Genosida Gaza
Selasa, 16 Juli 2024 - 19:01 WIB
Tank Israel bermanuver dekat perbatasan Israel-Gaza, di Israel, 9 Juli 2024. Foto/REUTERS/Amir Cohen
TEL AVIV - Militer Israel mengakui pada Senin (15/7/2024) bahwa mereka kekurangan tank dan amunisi di tengah serangan mematikan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Militer penjajah Zionis mengatakan dalam pengajuannya ke Mahkamah Agung Israel bahwa banyak tanknya rusak selama perang Gaza dan pasokan amunisinya terbatas, menurut laporan harian Israel Yedioth Ahronoth.
Pengakuan tersebut dibuat sebagai tanggapan terhadap petisi yang menuntut dimasukkannya tentara perempuan ke dalam Korps Lapis Baja Angkatan Darat Israel.
“Jumlah tank operasional di korps tidak cukup untuk kebutuhan perang dan untuk melakukan eksperimen penempatan perempuan,” papar surat kabar itu, mengutip pengajuan pengadilan.
Militer penjajah Zionis mengatakan dalam pengajuannya ke Mahkamah Agung Israel bahwa banyak tanknya rusak selama perang Gaza dan pasokan amunisinya terbatas, menurut laporan harian Israel Yedioth Ahronoth.
Pengakuan tersebut dibuat sebagai tanggapan terhadap petisi yang menuntut dimasukkannya tentara perempuan ke dalam Korps Lapis Baja Angkatan Darat Israel.
“Jumlah tank operasional di korps tidak cukup untuk kebutuhan perang dan untuk melakukan eksperimen penempatan perempuan,” papar surat kabar itu, mengutip pengajuan pengadilan.
Lihat Juga :