Heboh, Cawapresnya Trump Sebut Inggris Negara Islam Pertama yang Bersenjata Nuklir

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:22 WIB
Baca Juga: Jadi PM Baru Inggris, Keir Starmer Siap Gunakan Senjata Nuklir terhadap Musuh

Konferensi Konservatisme Nasional dikenal sebagai tempat berkumpulnya kelompok sayap kanan nasionalis di Amerika dan waktu konferensi berdekatan dengan pelaksanaan Konvensi Nasional Partai Republik.

"Ngomong-ngomong, saya harus menghajar Inggris karena satu hal tambahan. Saya baru-baru ini berbicara dengan seorang teman dan kami berbicara tentang salah satu bahaya besar di dunia tentu saja adalah proliferasi nuklir, dan tentu saja pemerintahan [Joe] Biden tidak mempedulikannya," katanya dalam konferensi tersebut, seperti dikutip The Mirror, Selasa (16/7/2024).

“Dan yang saya bicarakan adalah, Anda tahu, negara manakah yang benar-benar Islamis pertama yang akan mendapatkan senjata nuklir? Mungkin Iran, mungkin Pakistan sudah diperhitungkan, dan akhirnya kami memutuskan bahwa itu sebenarnya adalah Inggris—karena Partai Buruh baru saja mengambil alih," paparnya.

Para politisi senior Inggris telah berada di AS minggu ini untuk menghadiri konvensi Partai Republik di Milwaukee. Mereka termasuk mantan PM Liz Truss dan anggota Parlemen Nigel Farage keduanya akan hadir saat Donald Trump dinobatkan secara resmi sebagai calon presiden dari partai tersebut, bersama dengan cawapres pilihannya; JD Vance.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!