Hamas Ingin Pemerintahan Palestina yang Merdeka di Gaza selepas Perang dengan Israel
Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:50 WIB
Pemerintah akan “menangani urusan Jalur Gaza dan Tepi Barat pada tahap awal setelah perang, membuka jalan bagi pemilihan umum” kata pejabat tersebut, yang tidak ingin namanya diungkapkan.
Pernyataan Badran muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuntut agar Israel tetap menguasai koridor Philadelphi, wilayah Gaza di sepanjang perbatasan dengan Mesir. Kondisi ini bertentangan dengan posisi Hamas yang menyatakan Israel harus menarik diri dari seluruh wilayah Gaza setelah gencatan senjata.
Netanyahu mengatakan pada hari Kamis bahwa kendali koridor Philadelphi adalah bagian dari upaya untuk mencegah “penyelundupan senjata ke Hamas dari Mesir.”
Negosiasi tersebut terjadi di Doha, Qatar dan Kairo, Mesir dengan tujuan mewujudkan gencatan senjata di Gaza serta kembalinya sandera yang masih ditahan di sana oleh Hamas.
Baca Juga: Jepang Tuding Rusia Kembangkan Senjata Baru
Pernyataan Badran muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuntut agar Israel tetap menguasai koridor Philadelphi, wilayah Gaza di sepanjang perbatasan dengan Mesir. Kondisi ini bertentangan dengan posisi Hamas yang menyatakan Israel harus menarik diri dari seluruh wilayah Gaza setelah gencatan senjata.
Netanyahu mengatakan pada hari Kamis bahwa kendali koridor Philadelphi adalah bagian dari upaya untuk mencegah “penyelundupan senjata ke Hamas dari Mesir.”
Negosiasi tersebut terjadi di Doha, Qatar dan Kairo, Mesir dengan tujuan mewujudkan gencatan senjata di Gaza serta kembalinya sandera yang masih ditahan di sana oleh Hamas.
Baca Juga: Jepang Tuding Rusia Kembangkan Senjata Baru
Lihat Juga :