China Ejek Penjaga Pantai AS, Kirim 4 Kapal Perang di Dekat Gugusan Pulau Alaska
Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:15 WIB
Rupanya meniru taktik Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS, kapal perang China itu dilaporkan memberi tahu Penjaga Pantai AS bahwa mereka berada di daerah itu untuk melaksanakan "operasi kebebasan navigasi," frasa yang biasa digunakan militer AS untuk mengerahkan kapal perang di tempat-tempat yang tidak diinginkan, seperti wilayah Laut China Selatan yang diklaim China sebagai wilayah kedaulatannya.
"Kehadiran angkatan laut China beroperasi sesuai dengan aturan dan norma internasional," ungkap komandan Distrik 17 Penjaga Pantai Laksamana Muda Megan Dean.
"Kami menghadapi kehadiran dengan kehadiran untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap kepentingan AS di lingkungan maritim di sekitar Alaska," papar dia.
Perjalanan kapal perang China itu terjadi beberapa hari setelah Beijing dan Rusia memulai latihan angkatan laut gabungan di bagian lain Pasifik.
Berkumpul di selatan Korea Selatan, kapal-kapal Rusia dan China berlayar ke selatan, memulai patroli maritim gabungan keempat Moskow-Beijing di kawasan Asia-Pasifik.
Tujuan patroli tersebut mencakup upaya "memperkuat kerja sama angkatan laut antara Rusia dan China, menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, memantau wilayah maritim, dan melindungi fasilitas ekonomi Federasi Rusia dan China," menurut Angkatan Laut Rusia.
Penempatan China di dekat Kepulauan Aleut terjadi pada malam menjelang pertemuan puncak NATO di Washington pekan ini.
"Kehadiran angkatan laut China beroperasi sesuai dengan aturan dan norma internasional," ungkap komandan Distrik 17 Penjaga Pantai Laksamana Muda Megan Dean.
"Kami menghadapi kehadiran dengan kehadiran untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap kepentingan AS di lingkungan maritim di sekitar Alaska," papar dia.
Perjalanan kapal perang China itu terjadi beberapa hari setelah Beijing dan Rusia memulai latihan angkatan laut gabungan di bagian lain Pasifik.
Berkumpul di selatan Korea Selatan, kapal-kapal Rusia dan China berlayar ke selatan, memulai patroli maritim gabungan keempat Moskow-Beijing di kawasan Asia-Pasifik.
Tujuan patroli tersebut mencakup upaya "memperkuat kerja sama angkatan laut antara Rusia dan China, menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, memantau wilayah maritim, dan melindungi fasilitas ekonomi Federasi Rusia dan China," menurut Angkatan Laut Rusia.
Penempatan China di dekat Kepulauan Aleut terjadi pada malam menjelang pertemuan puncak NATO di Washington pekan ini.
Lihat Juga :