Putin: Rusia Harus Respons Aksi AS, Perlu Produksi Sistem Serangan Nuklir Jarak Menengah

Sabtu, 29 Juni 2024 - 06:15 WIB
"Pelaksanaan rencana-rencana AS untuk mengerahkan rudal-rudal INF berbasis darat tidak akan luput dari perhatian kami. Secara khusus, dalam skenario ini, pengabaian pembatasan-pembatasan yang diberlakukan sendiri secara sepihak yang diperkenalkan oleh Rusia setelah penarikan diri AS dari Perjanjian INF tidak dapat dihindari," papar menlu Rusia tersebut.

Perjanjian INF, yang ditandatangani antara Uni Soviet dan AS pada tahun 1987, melarang kedua negara mengembangkan dan memiliki rudal balistik dan rudal jelajah dengan jangkauan 500-5.500 kilometer.

Pada tahun 2019, mantan Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian tersebut.

Pada awal Juli 2019, Presiden Vladimir Putin menandatangani undang-undang tentang penangguhan perjanjian tersebut. Bulan berikutnya, perjanjian tersebut tidak berlaku lagi.

Baca juga: Warga Palestina di Lebanon Siap Bertempur jika Israel Perangi Hizbullah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!