Ini Sosok Kushal Kumar, Pria India yang Ramalkan Kiamat 29 Juni 2024
Kamis, 27 Juni 2024 - 13:50 WIB
Dengan menggunakan peta kesejajaran planet dan bintang yang dikatakan sebagai "peta karma kita", Kumar menunjukkan dengan tepat tanggal pasti konflik global akan pecah.
“Sekarang, Selasa, 18 Juni 2024 mempunyai stimulus planet yang paling kuat untuk memicu Perang Dunia III. Meskipun tanggal 10 dan 29 Juni mungkin juga bisa menentukan,” katanya sebelumnya.
“Dapat diamati di sini bahwa peringatan prediktif untuk perawatan yang lebih baik dan strategi yang tepat memerlukan interpretasi yang hati-hati dan serius terhadap dampak planet, sementara kesalahan atau kesalahan manusia yang tidak disengaja tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya,” imbuh Kumar.
Sang peramal mengutip serangkaian peristiwa terkini untuk membenarkan klaimnya.
Dia mengeklaim bahwa eskalasi antara Israel dan Hizbullah Lebanon dan tentara Korea Utara yang melintasi garis demarkasi ke Korea Selatan semuanya mengarah pada keakuratan ramalannya.
Dia juga menunjukkan bahwa, dalam sebuah manuver yang mengingatkan dunia pada Krisis Rudal Kuba, Rusia telah mengirimkan kapal perang, termasuk kapal selam nuklir, ke Havana.
Dan yang lebih parah lagi, China telah melakukan latihan perang di lepas pantai Taiwan, sehingga membuat khawatir para pejabat Amerika Serikat.
“Perhatikan skenario perang yang berkembang di titik-titik panas di seluruh dunia seiring berjalannya waktu,” kata Kumar seperti dilansir The New York Post, Kamis (27/6/2024).
“Sekarang, Selasa, 18 Juni 2024 mempunyai stimulus planet yang paling kuat untuk memicu Perang Dunia III. Meskipun tanggal 10 dan 29 Juni mungkin juga bisa menentukan,” katanya sebelumnya.
“Dapat diamati di sini bahwa peringatan prediktif untuk perawatan yang lebih baik dan strategi yang tepat memerlukan interpretasi yang hati-hati dan serius terhadap dampak planet, sementara kesalahan atau kesalahan manusia yang tidak disengaja tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya,” imbuh Kumar.
Sang peramal mengutip serangkaian peristiwa terkini untuk membenarkan klaimnya.
Dia mengeklaim bahwa eskalasi antara Israel dan Hizbullah Lebanon dan tentara Korea Utara yang melintasi garis demarkasi ke Korea Selatan semuanya mengarah pada keakuratan ramalannya.
Dia juga menunjukkan bahwa, dalam sebuah manuver yang mengingatkan dunia pada Krisis Rudal Kuba, Rusia telah mengirimkan kapal perang, termasuk kapal selam nuklir, ke Havana.
Dan yang lebih parah lagi, China telah melakukan latihan perang di lepas pantai Taiwan, sehingga membuat khawatir para pejabat Amerika Serikat.
“Perhatikan skenario perang yang berkembang di titik-titik panas di seluruh dunia seiring berjalannya waktu,” kata Kumar seperti dilansir The New York Post, Kamis (27/6/2024).
Lihat Juga :