AS Akan Gunakan Segala Cara Cegah China-Rusia Jual Senjata ke Iran
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 06:05 WIB
AS telah memintaDK PBB untuk memulihkan semua sanksi yang dicabut melalui mekanisme "snapback", mengutip keputusan Iran untuk melampaui batasan pengayaan nuklir yang ditetapkan oleh JCPOA.
Inisiatif ini ditentang oleh mayoritas Dewan Keamanan PBB. Iran, Rusia, dan China berpendapat bahwa Washington kehilangan haknya untuk memicu sanksi "snapback" ketika menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018 dan menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Teheran, yang sebenarnya mendorong negara itu memutuskan untuk membatalkan kewajibannya. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh tiga negara Eropa yang juga sekutu AS yaitu Inggris, Prancis dan Jerman. (Baca: Trio Eropa Tolak Pengaktifkan Klausul 'Snapback' Oleh AS )
Sementara langkah tersebut mengecewakan para penandatangan yang tersisa, otoritas Iran menjelaskan bahwa mereka tidak merasa harus mengikuti pembatasan karena AS telah kehilangan satu-satunya keuntungan yang dimilikinya dari penandatanganan kesepakatan nuklir.
Inisiatif ini ditentang oleh mayoritas Dewan Keamanan PBB. Iran, Rusia, dan China berpendapat bahwa Washington kehilangan haknya untuk memicu sanksi "snapback" ketika menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018 dan menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Teheran, yang sebenarnya mendorong negara itu memutuskan untuk membatalkan kewajibannya. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh tiga negara Eropa yang juga sekutu AS yaitu Inggris, Prancis dan Jerman. (Baca: Trio Eropa Tolak Pengaktifkan Klausul 'Snapback' Oleh AS )
Sementara langkah tersebut mengecewakan para penandatangan yang tersisa, otoritas Iran menjelaskan bahwa mereka tidak merasa harus mengikuti pembatasan karena AS telah kehilangan satu-satunya keuntungan yang dimilikinya dari penandatanganan kesepakatan nuklir.
(ber)
Lihat Juga :