Produksi Opium Afghanistan Menurun, PBB Justru Ingatkan Peningkatan Kematian Akibatkan Overdosis

Rabu, 26 Juni 2024 - 15:10 WIB
Baca Juga: 5 Fakta Bencana Banjir Bandang Afghanistan, Ratusan Orang Jadi Korban Jiwa

“Peralihan seperti itu dapat menimbulkan risiko yang signifikan terhadap kesehatan dan menyebabkan peningkatan overdosis, terutama jika opioid alternatif mengandung zat yang sangat kuat seperti analog fentanil atau nitazene yang telah muncul di beberapa negara Eropa dalam beberapa tahun terakhir,” tambahnya.

Kematian akibat overdosis nitazene, sejenis opioid sintetik yang lebih kuat daripada fentanil, telah dilaporkan di Irlandia, Inggris, Estonia dan Latvia, kata kepala penelitian UNODC Angela Me kepada wartawan.

Biasanya pengguna heroin akan membeli apa yang mereka anggap sebagai heroin, namun heroin tersebut telah digantikan dengan nitazene yang jauh lebih murah dan lebih manjur, kata Me. Obat tersebut kemudian terdeteksi ketika tes dilakukan setelah kematian akibat overdosis.

Laporan luas tersebut juga mengatakan pasokan kokain mencapai rekor tertinggi pada tahun 2022, tahun terakhir dimana data tersedia. Meskipun konsumsi di Amerika Serikat tampak menurun, pengujian air limbah menunjukkan konsumsi meningkat di Eropa.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!