Seteru Memanas, Kanada Nyatakan IRGC Iran sebagai Kelompok Teroris
Kamis, 20 Juni 2024 - 07:47 WIB
Menteri Luar Negeri Melanie Joly mencatat bahwa Ottawa memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran beberapa tahun lalu, mendesak warga Kanada agar tidak melakukan perjalanan ke Iran.
“Bagi mereka yang berada di Iran saat ini. Sudah waktunya untuk kembali ke rumah,” ujar Joly.
Keputusan Ottawa itu juga berarti melarang anggota IRGC Iran memasuki Kanada. Warga Kanada juga tidak boleh berhubungan dengan anggota individu atau kelompok tersebut. Aset apa pun yang dimiliki IRGC atau anggotanya di Kanada juga dapat disita.
Ekspatriat Iran dan keluarga korban Penerbangan PS752—pesawat yang ditembak jatuh oleh Iran tak lama setelah lepas landas dari Teheran pada Januari 2020, menewaskan 176 penumpang dan awak, termasuk 85 warga negara Kanada dan penduduk tetap—telah lama menekan Ottawa untuk menunjuk IRGC sebagai kelompok teroris.
Anggota Parlemen Kanada pada bulan lalu dengan suara bulat memutuskan untuk melakukan hal tersebut.
Pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau sebelumnya menyatakan keengganannya, menjelaskan bahwa daftar teroris bisa jadi terlalu luas dan secara tidak sengaja berdampak pada warga Iran di Kanada yang menentang rezim tersebut.
Daftar hitam Kanada mencakup hampir 80 entitas termasuk al-Qaeda, Hizbullah, Taliban, ISIS dan Proud Boys—sebuah kelompok militan neo-fasis Amerika Utara.
“Bagi mereka yang berada di Iran saat ini. Sudah waktunya untuk kembali ke rumah,” ujar Joly.
Keputusan Ottawa itu juga berarti melarang anggota IRGC Iran memasuki Kanada. Warga Kanada juga tidak boleh berhubungan dengan anggota individu atau kelompok tersebut. Aset apa pun yang dimiliki IRGC atau anggotanya di Kanada juga dapat disita.
Ekspatriat Iran dan keluarga korban Penerbangan PS752—pesawat yang ditembak jatuh oleh Iran tak lama setelah lepas landas dari Teheran pada Januari 2020, menewaskan 176 penumpang dan awak, termasuk 85 warga negara Kanada dan penduduk tetap—telah lama menekan Ottawa untuk menunjuk IRGC sebagai kelompok teroris.
Anggota Parlemen Kanada pada bulan lalu dengan suara bulat memutuskan untuk melakukan hal tersebut.
Pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau sebelumnya menyatakan keengganannya, menjelaskan bahwa daftar teroris bisa jadi terlalu luas dan secara tidak sengaja berdampak pada warga Iran di Kanada yang menentang rezim tersebut.
Daftar hitam Kanada mencakup hampir 80 entitas termasuk al-Qaeda, Hizbullah, Taliban, ISIS dan Proud Boys—sebuah kelompok militan neo-fasis Amerika Utara.
Lihat Juga :