Bukan dengan Bom Nuklir, Korut Serang Korsel dengan 330 Balon Sampah
Minggu, 09 Juni 2024 - 12:56 WIB
Pemerintah Kota Seoul, serta pejabat di sekitar provinsi Gyeonggi, mengirimkan pesan teks peringatan kepada penduduk pada Sabtu, memperingatkan tentang serangan balon tersebut.
“Korea Utara kembali melakukan provokasi kelas bawah dengan balon sampah terhadap wilayah sipil kami,” tulis Wali Kota Seoul Oh Se-hoon dalam postingan Facebook-nya.
Dalam beberapa pekan terakhir, para aktivis di Korea Selatan telah menerbangkan puluhan balon berisi K-pop, uang dolar, dan propaganda anti-pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke arah utara, sehingga membuat marah Pyongyang yang kemudian membalas dengan cara yang sama.
Pyongyang mengirimkan hampir seribu balon yang membawa puntung rokok dan tisu toilet melintasi perbatasan pada awal Juni, sebelum membatalkan kampanyenya.
Namun serangan ratusan balon Pyongyang kembali dimulai pada hari Sabtu sebagai tanggapan atas peluncuran baru serupa yang dilakukan minggu lalu oleh para aktivis Korsel, yang secara hukum tidak dapat dicegah oleh pemerintah Seoul.
Sebuah kelompok Korea Selatan bernama "Fighters for Free North Korea" mengatakan mereka telah mengirimkan 10 balon berisi thumb drive berisi musik K-pop dan 200.000 selebaran yang mengecam pemerintahan Kim Jong-un minggu lalu.
“Korea Utara kembali melakukan provokasi kelas bawah dengan balon sampah terhadap wilayah sipil kami,” tulis Wali Kota Seoul Oh Se-hoon dalam postingan Facebook-nya.
Dalam beberapa pekan terakhir, para aktivis di Korea Selatan telah menerbangkan puluhan balon berisi K-pop, uang dolar, dan propaganda anti-pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke arah utara, sehingga membuat marah Pyongyang yang kemudian membalas dengan cara yang sama.
Pyongyang mengirimkan hampir seribu balon yang membawa puntung rokok dan tisu toilet melintasi perbatasan pada awal Juni, sebelum membatalkan kampanyenya.
Namun serangan ratusan balon Pyongyang kembali dimulai pada hari Sabtu sebagai tanggapan atas peluncuran baru serupa yang dilakukan minggu lalu oleh para aktivis Korsel, yang secara hukum tidak dapat dicegah oleh pemerintah Seoul.
Sebuah kelompok Korea Selatan bernama "Fighters for Free North Korea" mengatakan mereka telah mengirimkan 10 balon berisi thumb drive berisi musik K-pop dan 200.000 selebaran yang mengecam pemerintahan Kim Jong-un minggu lalu.
Lihat Juga :