Tiru Israel, Polandia Ungkap Rencana Bikin Iron Dome-nya Uni Eropa

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:43 WIB
“Serangan baru-baru ini terhadap Israel menunjukkan betapa pentingnya sistem tersebut. Tidak ada alasan bagi Eropa untuk tidak memiliki perisai pertahanan misilnya," paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (22/5/2024).

“Sistem satelit dan pengintaian akan menjadi bagian penting dari proyek ini, yang akan saya presentasikan bersama dengan perdana menteri Eropa lainnya dalam beberapa hari,” lanjut Tusk.

"Gagasan pertahanan udara pan-Eropa akan semakin menjadi mimpi dan semakin menjadi rencana yang nyata dan praktis," paparnya.

Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries, Iron Dome telah digunakan oleh Israel sejak 2011 untuk melacak, mencegat, dan menghancurkan roket, rudal, dan drone yang masuk.

Meskipun militer Israel mengeklaim bahwa Iron Dome dapat mencegat sekitar 90% proyektil yang masuk, beberapa analis menyebutkan angka sebenarnya adalah 30%.

Bahkan pada perkiraan yang lebih tinggi, serangan drone dan rudal Iran baru-baru ini terhadap Israel menunjukkan bahwa dengan menembakkan cukup banyak proyektil, sistem tersebut dapat kewalahan dan dikalahkan.

Iron Dome Uni Eropa yang dibicarakan Tusk bukanlah proyek yang dipimpin oleh Polandia. Sebaliknya, Polandia akan bergabung dengan European Sky Shield Initiative (ESSI) atau Inisiatif Perisai Langit Eropa, yang pertama kali diusulkan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz pada tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!