Sekjen NATO dengan Bangga Umumkan LGBT sebagai Sekutu

Minggu, 19 Mei 2024 - 07:52 WIB
Baca Juga: Negara Ini Nyatakan Transgender sebagai Orang Sakit Jiwa

Namun, sebagian besar tanggapan terhadap postingan Stoltenberg adalah negatif.

“Dan hubungan timbal balik antara aliansi militer pertahanan dengan hak-hak minoritas tertentu adalah…?” salah satu pengguna X bertanya-tanya.

Yang lain mengemukakan perang ofensif blok tersebut terhadap Yugoslavia (1999) dan Libya (2011), dan fakta bahwa blok tersebut menghabiskan 20 tahun di Afghanistan membantu Amerika Serikat (AS) untuk “menggantikan Taliban dengan Taliban”.

“Anda membuat saya lebih mendukung Rusia,”tulis pengguna X lainnya merespons postingan Stoltenberg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!