Filipina Kirim Kapal Perang ke Pulau Buatan China di Laut China Selatan

Sabtu, 11 Mei 2024 - 21:50 WIB
Penasihat keamanan nasional Filipina pada hari Jumat menyerukan pengusiran diplomat Tiongkok atas dugaan kebocoran percakapan telepon dengan seorang laksamana Filipina mengenai sengketa maritim.

Beijing dan Manila telah terlibat perselisihan sengit selama setahun terkait klaim mereka di Laut Cina Selatan, tempat perdagangan senilai USD3 triliun terjadi setiap tahunnya.

China mengklaim hampir seluruh jalur perairan penting tersebut, termasuk sebagian yang diklaim oleh Filipina, Brunei, Malaysia, Taiwan, dan Vietnam. Pengadilan Arbitrase Permanen memutuskan pada tahun 2016 bahwa klaim Beijing tidak memiliki dasar berdasarkan hukum internasional.

Baca Juga:AS, Filipina, dan Australia Tembak dan Tenggelamkan Kapal Perang Buatan China

China telah melakukan reklamasi lahan secara besar-besaran di beberapa pulau di Laut China Selatan, membangun angkatan udara dan fasilitas militer lainnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran di Washington dan kawasan sekitarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!