4 Kontribusi Kim Ki-nam saat Jadi Kepala Propaganda Korea Utara
Rabu, 08 Mei 2024 - 16:06 WIB
Foto/AP
Kim Ki-nam dikreditkan sebagai dalang kultus dinasti keluarga Kim. Media pemerintah menggambarkannya sebagai “seorang veteran partai dan revolusi, seorang ahli teori bergengsi dan aktivis politik terkemuka”.
Keluarga penguasa Kim dihormati di Korea Utara sebagai “garis keturunan Paektu”, yang diambil dari nama gunung tertinggi di negara tersebut dan dianggap sebagai tempat kelahiran mendiang pemimpin Kim Jong-il.
Baca Juga: Kim Jong-un Jadi Artis TikTok Gara-gara Lagu Viral Ini
Peran Kim Ki-nam sebagai kepala propagandis negara tersebut membuatnya terkenal di Korea Selatan, di mana media menjulukinya sebagai Goebbels Korea Utara, diambil dari nama menteri propaganda Nazi Jerman Joseph Goebbels.
Kim Ki-nam dikreditkan sebagai dalang kultus dinasti keluarga Kim. Media pemerintah menggambarkannya sebagai “seorang veteran partai dan revolusi, seorang ahli teori bergengsi dan aktivis politik terkemuka”.
Keluarga penguasa Kim dihormati di Korea Utara sebagai “garis keturunan Paektu”, yang diambil dari nama gunung tertinggi di negara tersebut dan dianggap sebagai tempat kelahiran mendiang pemimpin Kim Jong-il.
Baca Juga: Kim Jong-un Jadi Artis TikTok Gara-gara Lagu Viral Ini
2. Jadi Ketua Propaganda sejak 1985
Pada tahun 1970-an, Kim Ki-nam bertanggung jawab atas juru bicara resmi Pyongyang, surat kabar Rodong Sinmun, kata KCNA. Ia menjadi kepala departemen propaganda Korea Utara pada tahun 1985, menurut data pemerintah Korea Selatan. Dia pensiun pada tahun 2017 dan saudara perempuan Kim Jong-un, Kim Yo-jong, mengambil alih.Peran Kim Ki-nam sebagai kepala propagandis negara tersebut membuatnya terkenal di Korea Selatan, di mana media menjulukinya sebagai Goebbels Korea Utara, diambil dari nama menteri propaganda Nazi Jerman Joseph Goebbels.
Lihat Juga :