Qatar Perpanjang Izin Kantor Hamas di Doha, Ini Alasannya

Minggu, 05 Mei 2024 - 17:35 WIB
Pejabat tersebut tidak mengetahui apakah Hamas akan diminta meninggalkan Doha jika pemerintah Qatar memutuskan untuk menutup kantor kelompok tersebut. Namun, pejabat tersebut mengatakan bahwa tinjauan Qatar terhadap perannya akan dipengaruhi oleh bagaimana Israel dan Hamas bertindak selama negosiasi yang sedang berlangsung.

Baca Juga: 6 Alasan Presiden Suriah Bashar al-Assad Memilih Diam saat Timur Tengah Bergejolak

Memperhatikan Suara Sekutu Utama

Dalam sebuah laporan pada hari Jumat, The Washington Post mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Washington telah meminta Doha untuk mengusir Hamas jika kelompok tersebut terus menolak perjanjian gencatan senjata dengan Israel.

Para perunding Hamas tiba di Kairo pada Sabtu untuk melakukan pembicaraan intensif mengenai kemungkinan gencatan senjata di Gaza yang akan menyebabkan kembalinya beberapa sandera ke Israel, kata seorang pejabat Hamas kepada Reuters.

Memiliki Hubungan yang Panjang dengan Hamas

Qatar telah menjadi tuan rumah bagi para pemimpin politik Hamas sejak 2012 sebagai bagian dari perjanjian dengan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!