AS Peringatkan Ancaman Nuklir Baru dari China
Sabtu, 04 Mei 2024 - 06:37 WIB
Namun tahun lalu, Beijing menghentikan rencana pembangunan reaktor nuklir terapung karena kekhawatiran reaktor tersebut dapat menjadi sasaran serangan gaya pipa Nord-Stream oleh AS, menurut South China Morning Post.
Jaringan pipa Nord Stream, yang mengalir di bawah Laut Baltik dan mengalirkan gas alam dari Rusia ke UE, putus akibat ledakan bawah air pada September 2022, sehingga tidak dapat dioperasikan.
Sejauh ini, Rusia masih menjadi satu-satunya negara di dunia yang menjalankan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung, Akademik Lomonosov, yang mulai beroperasi pada Desember 2019.
Kapal ini mempunyai dua reaktor KLT-40S yang mampu menghasilkan listrik hingga 70 megawatt dan energi panas 50 gigakalori per jam.
Kapal sepanjang 140 meter, yang dirancang untuk memenuhi standar keselamatan tinggi, memiliki umur operasional 40 tahun.
Jaringan pipa Nord Stream, yang mengalir di bawah Laut Baltik dan mengalirkan gas alam dari Rusia ke UE, putus akibat ledakan bawah air pada September 2022, sehingga tidak dapat dioperasikan.
Sejauh ini, Rusia masih menjadi satu-satunya negara di dunia yang menjalankan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung, Akademik Lomonosov, yang mulai beroperasi pada Desember 2019.
Kapal ini mempunyai dua reaktor KLT-40S yang mampu menghasilkan listrik hingga 70 megawatt dan energi panas 50 gigakalori per jam.
Kapal sepanjang 140 meter, yang dirancang untuk memenuhi standar keselamatan tinggi, memiliki umur operasional 40 tahun.
(sya)
Lihat Juga :