Elon Musk Bagikan Video Menlu UEA soal Ekstremisme, Dicap Menjelek-jelekkan Citra Islam

Selasa, 30 April 2024 - 14:13 WIB
Dia juga mengatakan bahwa para komentator sayap kanan cenderung akan bertepuk tangan dan mengucapkan selamat kepada Abdullah bin Zayed atas komentar-komentar lamanya. "Karena komentar tersebut mendukung tren Islamofobia sayap kanan yang merajalela di seluruh masyarakat Eropa saat ini sebagai akibat dari kegagalan pemerintah Eropa di hampir semua tingkatan," katanya.

Yang lain juga mengkritik video tersebut.

“Saya tidak berpikir orang-orang yang membantu mempertahankan perang saudara di Sudan, yang telah menjual rakyatnya ke Barat, dan yang mendukung terorisme Zionis, adalah orang-orang yang memberi ceramah kepada dunia tentang ekstremisme,” kata seorang pengguna media sosial, merujuk pada dugaan dukungan UEA terhadap milisi RSF Sudan dan normalisasi hubungan mereka yang kontroversial dengan Israel.

“Video ini telah ditonton lebih dari seratus juta kali dan digunakan oleh organisasi ekstremis dan Zionis,” kata Nezam Mahdawi, jurnalis yang berbasis di AS.

“Ketika pembicaraan yang mendistorsi Islam dan Muslim datang dari orang Arab dan Muslim, itu menjadi argumen bagi semua orang yang membenci Islam, Arab, dan Zionis karena hal itu memperkuat narasi mereka,” imbuh dia.

Namun ada dukungan untuk Musk dan sentimen yang dibagikan dalam video dari beberapa pengguna media sosial.

“Barat seharusnya mendengarkannya,” tulis salah seorang pengguna media sosial.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!