Tak Ingin Bersitegang dengan Militer Thailand, Pemberontak Myanmar Mundur dari Perbatasan
Rabu, 24 April 2024 - 17:35 WIB
Foto-foto yang diposting di beberapa kelompok media sosial pro-junta menunjukkan segelintir tentara mengibarkan bendera Myanmar di pangkalan militer yang dikuasai KNU beberapa hari sebelumnya, dan tempat kelompok pemberontak mengibarkan spanduknya sendiri.
Junta, yang melancarkan serangan balasan untuk merebut kembali Myawaddy, memasuki wilayah tersebut dengan bantuan milisi regional yang berdiri di pinggir ketika KNU mengepung kota tersebut pada awal April, menurut juru bicara KNU.
Junta dan kelompok milisi, Tentara Nasional Karen (KNA), tidak segera menanggapi panggilan telepon untuk meminta komentar.
Sebelumnya bersekutu dengan junta, KNA menegaskan kemerdekaannya dari melemahnya militer Myanmar tahun ini, namun belum secara terbuka berjanji setia kepada perlawanan anti-junta.
Mantan Pasukan Penjaga Perbatasan di bawah komando panglima perang Karen Saw Chit Thu dibentuk dari faksi KNLA sekitar tahun 2010.
Dikenai sanksi oleh Inggris karena perdagangan manusia, Saw Chit Thu memiliki kepentingan komersial yang signifikan di Myawaddy dan wilayah sekitarnya, termasuk pusat perjudian dan penipuan.
Junta, yang melancarkan serangan balasan untuk merebut kembali Myawaddy, memasuki wilayah tersebut dengan bantuan milisi regional yang berdiri di pinggir ketika KNU mengepung kota tersebut pada awal April, menurut juru bicara KNU.
Junta dan kelompok milisi, Tentara Nasional Karen (KNA), tidak segera menanggapi panggilan telepon untuk meminta komentar.
Sebelumnya bersekutu dengan junta, KNA menegaskan kemerdekaannya dari melemahnya militer Myanmar tahun ini, namun belum secara terbuka berjanji setia kepada perlawanan anti-junta.
Mantan Pasukan Penjaga Perbatasan di bawah komando panglima perang Karen Saw Chit Thu dibentuk dari faksi KNLA sekitar tahun 2010.
Dikenai sanksi oleh Inggris karena perdagangan manusia, Saw Chit Thu memiliki kepentingan komersial yang signifikan di Myawaddy dan wilayah sekitarnya, termasuk pusat perjudian dan penipuan.
(ahm)
Lihat Juga :