Timur Tengah Memanas, WNI di Iran Diminta Tetap Tenang dan Ikuti Arahan KBRI
Kamis, 18 April 2024 - 19:30 WIB
Baca juga: Mengapa Sanksi Baru AS terhadap Iran Tak Akan Bermanfaat?
IPI Iran mengimbau kepada seluruh WNI di Iran untuk melaksanakan setiap poin dalam himbauan KBRI Tehran dan Kemenlu RI, saling mengingatkan satu sama lain terkait himbauan KBRI Tehran dan Kemenlu RI, selalu menjaga komunikasi agar tidak ada informasi yang terlewat, saling menenangkan dan tidak panik dalam kondisi apapun agar memudahkan koordinasi dan melancarkan segala proses yang dilakukan oleh KBRI Tehran dan Kemenlu RI.
Mereka diminta melakukan pengecekan di grup WNI Iran dan melihat apakah ada WNI yang dikenal belum masuk di dalam Grup WhatsApp WNI Iran dan membantu untuk memasukkannya melalui invitation link.
Bagi yang berada di Indonesia dan sudah memiliki tiket untuk kembali ke Iran disarankan untuk menghubungi maskapai penerbangan untuk menunda jadwal sampai keadaan stabil.
Kemenlu menyatakan bahwa siap membantu jika ada kesulitan dalam pengurusan hal tersebut dengan membuatkan surat pengantar.
Diwajibkan segera mengisi kelengkapan data yang disebarkan oleh pihak KBRI Tehran di Grup WhatsApp WNI Iran. Menghubungi hotline KBRI Tehran jika ada keadaan darurat +98 902 446 8889 (Telepon dan WA) / +98 991 466 8845 (WA only).
IPI Iran mengimbau kepada seluruh mahasiswa di Iran untuk mempersiapkan surat keterangan studi yang menyatakan level terakhir/semester saat ini dan transkrip nilai guna memudahkan pengurusan penyetaraan atau melanjutkan karir di Indonesia jika kemungkinan buruknya dilaksanakan evakuasi.
Mereka diimbau berkomunikasi dengan pihak pendidikan kampus terkait kemungkinan kembali ke Indonesia jika dilaksanakan evakuasi bagaimana kelanjutan pendidikan dan metode pembelajarannya.
Bagi yang berada di Indonesia, menitipkan dokumen berharga yang ditinggalkan seperti Ijazah kepada WNI yang masih di Iran agar dapat dibawa jika dilaksanakan evakuasi.
IPI Iran mengimbau kepada seluruh WNI di Iran untuk melaksanakan setiap poin dalam himbauan KBRI Tehran dan Kemenlu RI, saling mengingatkan satu sama lain terkait himbauan KBRI Tehran dan Kemenlu RI, selalu menjaga komunikasi agar tidak ada informasi yang terlewat, saling menenangkan dan tidak panik dalam kondisi apapun agar memudahkan koordinasi dan melancarkan segala proses yang dilakukan oleh KBRI Tehran dan Kemenlu RI.
Mereka diminta melakukan pengecekan di grup WNI Iran dan melihat apakah ada WNI yang dikenal belum masuk di dalam Grup WhatsApp WNI Iran dan membantu untuk memasukkannya melalui invitation link.
Bagi yang berada di Indonesia dan sudah memiliki tiket untuk kembali ke Iran disarankan untuk menghubungi maskapai penerbangan untuk menunda jadwal sampai keadaan stabil.
Kemenlu menyatakan bahwa siap membantu jika ada kesulitan dalam pengurusan hal tersebut dengan membuatkan surat pengantar.
Diwajibkan segera mengisi kelengkapan data yang disebarkan oleh pihak KBRI Tehran di Grup WhatsApp WNI Iran. Menghubungi hotline KBRI Tehran jika ada keadaan darurat +98 902 446 8889 (Telepon dan WA) / +98 991 466 8845 (WA only).
IPI Iran mengimbau kepada seluruh mahasiswa di Iran untuk mempersiapkan surat keterangan studi yang menyatakan level terakhir/semester saat ini dan transkrip nilai guna memudahkan pengurusan penyetaraan atau melanjutkan karir di Indonesia jika kemungkinan buruknya dilaksanakan evakuasi.
Mereka diimbau berkomunikasi dengan pihak pendidikan kampus terkait kemungkinan kembali ke Indonesia jika dilaksanakan evakuasi bagaimana kelanjutan pendidikan dan metode pembelajarannya.
Bagi yang berada di Indonesia, menitipkan dokumen berharga yang ditinggalkan seperti Ijazah kepada WNI yang masih di Iran agar dapat dibawa jika dilaksanakan evakuasi.
Lihat Juga :