Jenderal Tertinggi AS: Amerika Tak Mau Berikan Semua Senjata yang Diminta Israel Saat Ini
Jum'at, 29 Maret 2024 - 06:35 WIB
Merespons serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, militer Zionis melancarkan pengeboman brutal di Gaza. Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan lebih dari 31.000 warga Palestina telah terbunuh. Tidak jelas berapa banyak dari mereka yang merupakan militan Hamas atau warga sipil.
Hubungan AS dan Israel mengalami masa-masa sulit dalam beberapa pekan terakhir setelah Washington menyerukan Israel untuk lebih berhati-hati jika menyangkut korban sipil.
Pemerintahan Joe Biden juga telah menyatakan keberatannya terhadap invasi Israel ke Rafah, sebuah kota kecil yang berbatasan dengan Mesir, tempat lebih dari 2 juta warga Palestina mencari perlindungan.
Para pejabat AS mengatakan ada alternatif yang lebih baik yang bisa diambil Israel, yang akan mencapai tujuan yang sama, yaitu melemahkan Hamas atau mengejar kepemimpinannya.
Brown mengatakan Israel telah memberikan rincian luas tentang rencana Israel untuk melindungi warga sipil Palestina. “Kami mungkin membutuhkan lebih banyak detail,” ujarnya.
Hubungan AS dan Israel mengalami masa-masa sulit dalam beberapa pekan terakhir setelah Washington menyerukan Israel untuk lebih berhati-hati jika menyangkut korban sipil.
Pemerintahan Joe Biden juga telah menyatakan keberatannya terhadap invasi Israel ke Rafah, sebuah kota kecil yang berbatasan dengan Mesir, tempat lebih dari 2 juta warga Palestina mencari perlindungan.
Para pejabat AS mengatakan ada alternatif yang lebih baik yang bisa diambil Israel, yang akan mencapai tujuan yang sama, yaitu melemahkan Hamas atau mengejar kepemimpinannya.
Brown mengatakan Israel telah memberikan rincian luas tentang rencana Israel untuk melindungi warga sipil Palestina. “Kami mungkin membutuhkan lebih banyak detail,” ujarnya.
(mas)
Lihat Juga :