Krisis Laut Mediterania Timur, Erdogan Sebut Yunani Bandit

Minggu, 16 Agustus 2020 - 07:48 WIB
Kapal tersebut telah dibayangi oleh fregat Yunani dan pada Rabu kapal perang dari kedua belah pihak terlibat dalam tabrakan ringan. (Baca: Kapal Perang Turki dan Yunani ‘Tabrakan Mini’ di Laut Mediterania )

Menteri luar negeri Uni Eropa pada hari Jumat mengatakan tindakan Ankara antagonis dan berbahaya setelah melakukan pertemuan yang diminta oleh Athena.

Para menteri luar negeri Uni Eropa bertemu melalui konferensi video pada hari Jumat dan mengatakan pergerakan angkatan laut Turki akan mengarah pada "peningkatan risiko insiden berbahaya".

Mereka mengatakan kerusakan dalam hubungan dengan Turki memiliki konsekuensi strategis yang luas bagi seluruh Uni Eropa, jauh di luar Mediterania timur.

Hubungan antara Yunani dan Turki telah lama penuh dengan ketegangan. Sengketa berkisar dari batas-batas landas kontinen lepas pantai dan wilayah udara hingga pulau Siprus yang terbagi secara etnis. Pada tahun 1996 mereka hampir berperang memperebutkan kepemilikan pulau tak berpenghuni di Laut Aegea.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!