Siapa ISIS-Khorasan? Kelompok yang Menyerang Gedung Konser Moskow

Minggu, 24 Maret 2024 - 18:18 WIB
Amerika Serikat mengatakan kemampuannya untuk mengembangkan intelijen terhadap kelompok ekstremis di Afghanistan seperti ISIS-K telah berkurang sejak penarikan pasukan Amerika dari negara tersebut pada tahun 2021. Militer Amerika mengatakan mereka dapat melihat “kontur luas” dari sebuah negara serangan yang akan datang, tetapi tidak memiliki detail spesifik seperti sebelumnya.

Baca Juga: Putin Bersumpah Akan Buru Dalang Teror di Moskow

2. Melakukan Serangan di Afghanistan dan di Luar Afghan



Foto/Reuters

ISIS-K memiliki sejarah serangan, termasuk terhadap masjid, di dalam dan di luar Afghanistan.

Awal tahun ini, AS menyadap komunikasi yang mengonfirmasi bahwa kelompok tersebut melakukan dua pemboman di Iran yang menewaskan hampir 100 orang.

Pada September 2022, gerilyawan ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang mematikan di kedutaan Rusia di Kabul.

Kelompok ini juga bertanggung jawab atas serangan terhadap bandara internasional Kabul pada tahun 2021 yang menewaskan 13 tentara AS dan sejumlah warga sipil selama evakuasi AS yang kacau dari negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!