4 Teror Paling Mematikan di Rusia

Minggu, 24 Maret 2024 - 17:17 WIB
Baca Juga: Para Teroris Bantai 115 Orang di Gedung Konser Moskow, Ini Respons Putin

2. Krisis Penyanderaan Teater Moskow (2002)



Foto/Reuters

Pada bulan Oktober 2002, militan bersenjata Chechnya merebut Teater Dubrovka yang ramai di pusat kota Moskow saat pertunjukan musikal populer "Nord-Ost." Lebih dari 900 penonton dan pemain disandera. Para penyerang menuntut penarikan pasukan Rusia dari Chechnya.

Setelah tiga hari negosiasi, pasukan khusus Rusia menyerbu gedung tersebut, setelah melepaskan gas ke dalam auditorium. Semua 40 penyandera tewas. Sekitar 130 sandera tewas, dan beberapa ratus lainnya terluka, sebagian besar disebabkan oleh efek gas dan keterlambatan bantuan medis. Rumus kimia gas tersebut dirahasiakan.

Serangan itu mengakibatkan tindakan keras terhadap separatis Chechnya. Putin berjanji akan merespons dengan tindakan yang “sesuai dengan ancaman tersebut, dengan menyerang semua tempat di mana teroris mungkin berada.” Setelah serangan itu, Duma Rusia juga mengesahkan undang-undang anti-terorisme, termasuk pembatasan terhadap media. Bertahun-tahun setelah serangan itu, kelompok hak asasi manusia melaporkan bahwa warga Chechnya di Moskow menjadi sasaran pelecehan polisi.

3. Pengepungan Sekolah Beslan (2004)



Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!