Pertama dalam 7 Minggu, Canberra Umumkan Bebas Kasus COVID-19
Jum'at, 01 Mei 2020 - 00:54 WIB
Australia, dan tetangganya Selandia Baru, telah dipuji dalam beberapa hari terakhir atas keberhasilanya dalam upaya menekan penyebaran virus COVID-19.
Sejak awal, kedua negara mengeluarkan pembatasan pergerakan, menutup perbatasan dan memerintahkan penduduk untuk di rumah saja, kecuali untuk pekerja penting dan berbelanja.
"Tidak ada jaminan, saya ingin menekankan," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada awal April.
“Virus ini menulis aturannya sendiri. Dan kita harus berusaha untuk mencoba dan memahaminya sebaik mungkin, dan merespons sebaik mungkin terhadap tekanan yang kita hadapi,” imbuhnya.
Banyak warga Australia kini mulai mendapatkan kembali kebebasan sosial kecil mereka karena beberapa negara bagian dengan hati-hati mengendurkan penguncian.
Di Australia Barat, kelompok yang terdiri dari 10 orang sekarang diizinkan untuk berkumpul untuk berolahraga, pernikahan dan pemakaman, sementara negara bagian memaksa para pramusaji untuk menyelesaikan kursus kebersihan COVID-19 ketika sedang bersiap untuk membuka kembali bar dan tempat makan, seperti dilaporkan 7news.com.au.
Sejak awal, kedua negara mengeluarkan pembatasan pergerakan, menutup perbatasan dan memerintahkan penduduk untuk di rumah saja, kecuali untuk pekerja penting dan berbelanja.
"Tidak ada jaminan, saya ingin menekankan," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada awal April.
“Virus ini menulis aturannya sendiri. Dan kita harus berusaha untuk mencoba dan memahaminya sebaik mungkin, dan merespons sebaik mungkin terhadap tekanan yang kita hadapi,” imbuhnya.
Banyak warga Australia kini mulai mendapatkan kembali kebebasan sosial kecil mereka karena beberapa negara bagian dengan hati-hati mengendurkan penguncian.
Di Australia Barat, kelompok yang terdiri dari 10 orang sekarang diizinkan untuk berkumpul untuk berolahraga, pernikahan dan pemakaman, sementara negara bagian memaksa para pramusaji untuk menyelesaikan kursus kebersihan COVID-19 ketika sedang bersiap untuk membuka kembali bar dan tempat makan, seperti dilaporkan 7news.com.au.
Lihat Juga :