Zelensky Ungkap 31.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia
Senin, 26 Februari 2024 - 07:29 WIB
Serangan balasan Ukraina pada tahun 2023, yang didukung oleh persenjataan Barat senilai miliaran dolar, sebagian besar gagal, gagal menembus berbagai lini pertahanan dan benteng Rusia.
“Rencana aksi serangan balik kami sudah ada di meja Kremlin sebelum tindakan serangan balasan dimulai,” kata Zelensky.
Kantornya kemudian mengonfirmasi kepada AFP bahwa Zelensky merujuk pada Moskow yang memperoleh informasi perencanaan militer yang sensitif.
Zelensky tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kebocoran tersebut.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Kyiv sedang mempersiapkan beberapa versi strategi medan perangnya untuk tahun 2024 untuk membantu menghindari terulangnya hal yang sama.
Ketika ditanya apakah Ukraina mempunyai rencana untuk melakukan upaya serangan balasan lagi tahun ini, dia berkata: “Kami punya rencana, rencana yang jelas. Beberapa rencana akan disiapkan karena kebocoran informasi.”
Pasukan Rusia kini kembali bergerak maju melintasi wilayah timur Ukraina, setelah merebut kota simbolis Avdiivka di garis depan dan berusaha memanfaatkan amunisi dan tenaga kerja mereka.
“Rencana aksi serangan balik kami sudah ada di meja Kremlin sebelum tindakan serangan balasan dimulai,” kata Zelensky.
Kantornya kemudian mengonfirmasi kepada AFP bahwa Zelensky merujuk pada Moskow yang memperoleh informasi perencanaan militer yang sensitif.
Zelensky tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kebocoran tersebut.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Kyiv sedang mempersiapkan beberapa versi strategi medan perangnya untuk tahun 2024 untuk membantu menghindari terulangnya hal yang sama.
Ketika ditanya apakah Ukraina mempunyai rencana untuk melakukan upaya serangan balasan lagi tahun ini, dia berkata: “Kami punya rencana, rencana yang jelas. Beberapa rencana akan disiapkan karena kebocoran informasi.”
Pasukan Rusia kini kembali bergerak maju melintasi wilayah timur Ukraina, setelah merebut kota simbolis Avdiivka di garis depan dan berusaha memanfaatkan amunisi dan tenaga kerja mereka.
(sya)
Lihat Juga :