Rusia Turun Tangan Persatukan Faksi-faksi Palestina, Bagaimana Caranya?

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:50 WIB
Hamas selalu menyambut baik upaya rekonsiliasi Rusia. Para pemimpin faksi Islam Palestina telah berulang kali mengunjungi Moskow, yang menjaga hubungan baik dengan Hamas.

Hamas dan PA gagal mengakhiri pertikaian kekuasaan mereka sejak tahun 2007. Hamas dan kelompok Jihad Islam yang lebih kecil menuntut untuk bergabung dengan PLO namun mengatakan bahwa organisasi tersebut harus direformasi karena kedua faksi tersebut menolak mengakui Israel atau mematuhi komitmen PLO terhadap perjanjian perdamaian yang ditandatangani.

Shtayyeh mengatakan saat ini tidak ada pembicaraan dengan Hamas.

“Mereka perlu masuk dalam agenda politik kita. Alasan kami sangat jelas. Dua negara bagian di perbatasan tahun 1967, melalui cara damai,” ujarnya. “Rakyat Palestina harus berada di bawah satu payung.”

“Kita memerlukan PA yang direformasi karena saat ini Hamas memiliki terlalu banyak legitimasi di mata rakyat Palestina,” kata Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Joly.

“Kita perlu menawarkan kepada mereka generasi baru pemimpin muda Palestina yang akan ikut serta dalam pembentukan negara ini.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!