PBB Tak Mau Terlibat Evakuasi Paksa Warga Palestina dari Rafah Gaza

Selasa, 13 Februari 2024 - 18:01 WIB
Dujarric mengecam kelangkaan bantuan kemanusiaan yang masuk ke Jalur Gaza, dan menyatakan, “Pasokan yang tersedia mungkin hanya bertahan beberapa hari.”

Pekan lalu, Dujarric menekankan perlunya melindungi ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi di Rafah.

Dia menekankan, “PBB tidak akan mendukung pemindahan paksa dengan cara apa pun, yang bertentangan dengan hukum internasional.”

Baca juga: Drone Pembunuh Buatan India akan Dipakai Israel di Gaza

Hal ini terjadi setelah juru bicara pemerintah Israel Elon Levy meminta badan-badan PBB bekerja sama mengenai rencana yang sedang dikembangkan tentara untuk mengevakuasi warga sipil dari Rafah di Jalur Gaza selatan.

Surat kabar Yedioth Ahronoth Israel melaporkan pada Jumat bahwa tentara Israel telah menyetujui operasi militer di Rafah, selatan Jalur Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!