Presiden Iran Sampaikan Peringatan Keras Jelang Serangan Balas Dendam AS

Sabtu, 03 Februari 2024 - 11:50 WIB
“Saat ini, musuh tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan apa pun terhadap kita; karena mereka tahu bahwa pasukan kita kuat dan mampu," paparnya, seperti dikutip AFP.

Sementara itu, militer Amerika telah mengonfirmasi serangan balas dendam tersebut.

"Pada pukul 16.00 2 Februari (waktu Washington atau Sabtu dini hari waktu Baghdad), pasukan Komando Pusat (CENTCOM) AS melakukan serangan udara di Irak dan Suriah terhadap Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan kelompok milisi yang berafiliasi," kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.

"Pasukan militer AS menyerang lebih dari 85 sasaran, dengan banyak pesawat termasuk pengebom jarak jauh yang diterbangkan dari Amerika Serikat. Serangan udara tersebut menggunakan lebih dari 125 amunisi presisi," lanjut pernyataan CENTCOM.

"Fasilitas yang diserang termasuk pusat operasi komando dan kendali, pusat intelijen, roket dan rudal, serta penyimpanan kendaraan udara tak berawak, serta fasilitas rantai pasokan logistik dan amunisi kelompok milisi dan sponsor IRGC mereka yang memfasilitasi serangan terhadap pasukan AS dan koalisi," imbuh CENTCOM.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!