10 Negara Asia dengan Anggota Militer Terbanyak, Indonesia Peringkat Berapa?

Rabu, 24 Januari 2024 - 21:21 WIB
Aset angkatan laut: 57

Kemajuan Teknologi: 51/132

Arab Saudi merupakan negara pembelanja pertahanan tertinggi kelima pada tahun 2022. Tagihan belanja militernya sebesar $75 miliar, tahun lalu, berjumlah 7% dari PDB dan 40% dari seluruh belanja pertahanan di Timur Tengah pada tahun itu.

Negara ini adalah salah satu eksportir minyak terbesar dan telah memanfaatkan keunggulan ekonominya untuk memperkuat kemampuan militernya. Angkatan Udara Kerajaan Saudi memiliki armada hampir 900 pesawat, yang terdiri dari 211 F-15, 81 Tornado IDS, dan 72 Eurofighter Typhoon, di antara jet lainnya.

8. Pakistan



Foto/Reuters

PDB: USD377 miliar

Belanja pertahanan: USD7,5 miliar

Tentara: 654.000

Tank: 3.742

Kendaraan Tempur Lapis Baja: 77.771

Hulu ledak nuklir: 165

Pesawat termasuk jet tempur: 1.387

Aset angkatan laut: 114

Kemajuan Teknologi: 87/132

Pakistan menghabiskan banyak uang untuk pertahanan meskipun ada tantangan ekonomi karena ancaman yang dirasakan dari negara tetangganya, India, dan gejolak di wilayah barat negara itu, yakni Afghanistan.

Negara Asia Selatan ini memiliki persenjataan yang kuat dan telah melampaui India dalam hal hulu ledak nuklir. Angkatan Udara Pakistan terkenal sebagai salah satu angkatan udara paling kompeten di dunia, dan dilengkapi dengan banyak jet tempur termasuk 109 JF-17 dan 44 F-16.

Pasukan darat militer juga tangguh dalam pertempuran setelah kemajuan baru-baru ini dalam perang melawan terorisme di wilayah suku di utara negara tersebut.

9. Indonesia



Foto/Reuters

PDB : USD1.200 miliar

Belanja pertahanan: USD8,8 miliar

Prajurit: 400.000

Tank: 314

Kendaraan Tempur Lapis Baja: 12.008

Hulu ledak nuklir: 0

Pesawat termasuk jet tempur: 461

Aset angkatan laut: 324

Kemajuan Teknologi: 75/132

Melansir Monkey Insider, Indonesia adalah salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan memiliki salah satu militer terkuat di Asia. Pada tahun 2022, pemerintah menghabiskan banyak uang untuk meningkatkan sistem pertahanan Indonesia, termasuk pembelian 42 armada jet tempur Rafale dari Perancis, dan dua kapal selam Scorpene.

Indonesia mempunyai potensi untuk lebih memperkuat angkatan bersenjatanya, mengingat kekuatan ekonominya yang bernilai USD1,2 triliun.

10. Iran



Foto/Reuters

PDB: USD368 miliar

Belanja pertahanan: USD5,5 miliar

Tentara: 575.000

Tank: 4.071

Kendaraan Tempur Lapis Baja: 69.685

Hulu ledak nuklir: 0

Pesawat termasuk jet tempur: 543

Aset angkatan laut: 101

Kemajuan Teknologi: 53/132

Sanksi Barat telah menghambat pertumbuhan ekonomi Iran dan juga kemampuan negara tersebut untuk meningkatkan kemampuan militernya.

Meskipun menghadapi banyak tantangan, negara ini tetap menjadi salah satu negara dengan kekuatan militer paling kuat di Asia dan dunia. Sebagian besar kekuatan angkatan bersenjata Iran disebabkan oleh prajurit dan armada tank yang cukup besar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!