Korut Hukum 2 Anak Ini Kerja Paksa 12 Tahun Gara-gara Nonton Drakor

Selasa, 23 Januari 2024 - 11:41 WIB
Drakor telah menjangkau banyak pemirsa global tapi dilarang di Korea Utara.

“Budaya rezim boneka busuk telah menyebar bahkan hingga ke kalangan remaja,” kata seorang narator dalam video tersebut, mengacu pada pemerintah Korea Selatan (Korsel).

“Mereka baru berusia 16 tahun, tapi mereka menghancurkan masa depan mereka sendiri.”

Sementara itu, tentara Korea Utara yang terlihat dalam rekaman tersebut mencaci-maki anak-anak tersebut karena gagal “merenungkan kesalahan mereka secara mendalam”.

Menambah rasa malu di depan umum, nama dan alamat dari anak-anak remaja tersebut dibeberkan.

BBC melaporkan klip tersebut disebarluaskan oleh Korea Utara untuk mencegah warga menonton “rekaman dekaden”.

Hhal itu tampaknya merupakan bagian dari tindakan keras yang lebih luas terhadap warga Korea Utara yang menonton hiburan yang diproduksi di Korea Selatan.

Meskipun drakor telah lama dilarang di Korut, hukuman bagi mereka yang menontonnya biasanya lebih ringan—secara relatif—di mana anak-anak umumnya dikirim ke kamp kerja paksa remaja untuk jangka waktu di bawah lima tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!