Houthi Klaim Berhasil Serang Kapal Kargo Militer AS, tapi Disangkal Amerika

Selasa, 23 Januari 2024 - 07:47 WIB
Sementara itu, AS dan Inggris mengatakan mereka telah melakukan delapan serangan—dengan dukungan dari Australia, Bahrain, Kanada dan Belanda—yang menargetkan situs penyimpanan senjata bawah tanah Houthi serta kemampuan rudal dan pengawasan.

Serangan besar-besaran itu dilakukan oleh jet tempur dan rudal Tomahawk yang ditembakkan dari kapal perang dan kapal selam.

“Serangan presisi ini dimaksudkan untuk mengganggu dan menurunkan kemampuan yang digunakan Houthi untuk mengancam perdagangan global dan kehidupan para pelaut yang tidak bersalah,” kata AS dan Inggris dalam pernyataan bersama.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!