Hamas Tolak Solusi Dua Negara, Meshaal Tegaskan Alasannya

Kamis, 18 Januari 2024 - 19:01 WIB
“Proyek Palestina kami, yang memiliki konsensus nasional kuasi-Palestina, adalah bahwa hak kami di Palestina mulai dari laut hingga sungai, dan dari Ras Al-Naqoura hingga Umm Al-Rashrash atau Teluk Aqaba, tidak dapat diabaikan. Ini adalah hak warga Palestina dan kehadiran kami di tanah ini, modern dan kuno,” papar dia.

Dia menjelaskan, “Hamas telah menegaskan kembali, untuk menjadi dasar bagi pertemuan bersama dan program nasional bersama dengan faksi-faksi Palestina lainnya, Hamas menerima satu negara di perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya, dengan kemerdekaan penuh dan hak pengembalian tanpa mengakui legitimasi entitas Zionis.”

Dia menunjukkan, “Posisi ini dilakukan untuk memfasilitasi konsensus Palestina dan Arab pada tahap ini, namun tanpa menyerahkan bagian apa pun dari hak atau tanah kami dan tanpa mengakui entitas perampasnya (Israel).”

Baca juga: Catat! Hamas yang Atur Kesepakatan Obat-obatan Gaza, Bukan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!