Kim Jong-un kepada Korsel: Korut Tak Ingin Perang tapi Tak Berniat Menghindarinya!

Selasa, 16 Januari 2024 - 09:27 WIB
Kim Jong-un mengatakan bahwa jika terjadi perang di semenanjung Korea, konstitusi negaranya harus mencerminkan isu “pendudukan”, “merebut kembali” dan “memasukkan” Korea Selatan ke dalam wilayahnya.

Dalam sebuah laporan untuk proyek 38 North yang berbasis di AS pekan lalu, mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS Robert Carlin dan ilmuwan nuklir Siegfried Hecker mengatakan mereka melihat situasi di Semenanjung Korea lebih berbahaya daripada yang pernah terjadi sejak awal Juni 1950.

“Itu mungkin terdengar terlalu dramatis, tapi kami yakin, seperti kakeknya pada tahun 1950, Kim Jong-un telah membuat keputusan strategis untuk berperang,” tulis mereka.

“Kami tidak tahu kapan atau bagaimana Kim berencana melakukan tindakan tersebut, namun bahayanya sudah jauh melebihi peringatan rutin di Washington, Seoul dan Tokyo mengenai ‘provokasi’ Pyongyang.”

Namun, pengamat lain lebih optimistis dan mengatakan bahwa perubahan tersebut mencerminkan kenyataan dan mungkin membantu kedua Korea pada akhirnya menormalisasi hubungan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!