Brigade al-Qassam Ledakkan 4 Tentara Pasukan Khusus Israel saat Menuju Terowongan Gaza

Minggu, 14 Januari 2024 - 07:22 WIB
Netanyahu mengeklaim serangan militer di Gaza telah melenyapkan sebagian besar batalyon Hamas di wilayah Palestina yang terkepung.

Namun dia mengatakan bahwa mereka yang mengungsi dari Gaza utara tidak akan dapat kembali ke rumah mereka dalam waktu dekat.

“Ada hukum internasional yang menyatakan satu hal sederhana—Anda menghilangkan suatu populasi dan Anda tidak mengizinkannya kembali selama bahaya masih ada,” kata Netanyahu.

“Dan bahayanya memang ada. Ada pertempuran di sana (di Gaza utara).”

Netanyahu juga mengatakan bahwa keputusan belum diambil mengenai potensi pengambilalihan militer atas “Koridor Philadelphia” di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Mesir.

Ketika mengatakan kepada wartawan bahwa menutup zona tersebut untuk mengisolasi Hamas adalah tujuan perang Gaza, Netanyahu mengatakan “ada sejumlah pilihan", termasuk memindahkan pasukan ke Philadelphia.

“Kami sudah memeriksanya dan belum mengambil keputusan,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!