Kisah Daniel Ortega, Presiden Nikaragua yang Jadikan Istrinya sebagai Wapres

Kamis, 11 Januari 2024 - 13:18 WIB
Mengutip CBS News, Ortega dipilih sebagai pengganti Presiden Somoza saat periode peralihan kekuasaan. Dia kemudian menjabat sebagai presiden pada 1984.

Saat itu, situasi Nikaragua belum stabil. Itu menjadikan pemerintahan Ortega kurang optimal. Terbukti, dia kalah dari Violeta Chamorro pada pemilihan presiden berikutnya pada 1990.

Citra Ortega semakin memburuk menyusul perpecahan di internal kelompok Sandinista. Akibatnya, dia kembali kalah dalam pemilihan presiden 1995 dan 2001.

Kendati kalah berulang kali, Ortega kembali bangkit. Pada 2006, dia mulai melakukan perubahan, termasuk menjauhi akar komunisnya.

Ortega terpilih sebagai Presiden Nikaragua pada 2007. Pada kali kedua dirinya menjadi pemimpin, Ortega belajar dari masa lalu, khususnya terkait cara mengamankan kekuasaannya di masa mendatang.

Pada 2011, Ortega kembali menang pemilihan presiden. Waktu itu, hukum Nikaragua melarang seseorang untuk menjabat presiden selama tiga periode berturut-turut. Artinya, dia tidak bisa mencalonkan diri kembali pada pemilu berikutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!