Pemimpin Hizbullah Klaim Sudah Membuat Cacat sebanyak 2.000 Tentara Israel

Minggu, 07 Januari 2024 - 17:40 WIB
Pidato hari Jumat tersebut adalah yang kedua kalinya Nasrallah berbicara kepada para pendukungnya sejak pembunuhan Israel terhadap pejabat tinggi Hamas Salah al-Arouri di pinggiran selatan Beirut pada 2 Januari.

Nasrallah sekali lagi memperingatkan bahwa respons terhadap pembunuhan tersebut akan terjadi, tanpa merinci kapan atau bagaimana pembalasan akan dilakukan.

Hizbullah dan Israel terlibat perang berdarah pada tahun 2006, yang menyebabkan ribuan warga Lebanon meninggalkan rumah mereka karena pemboman udara besar-besaran oleh Israel.

Gerakan Lebanon juga terlibat dalam perang saudara di Suriah, mendukung rezim Bashar al-Assad.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!