Israel Gali 1.100 Kuburan Warga Palestina, Curi 150 Jenazah
Sabtu, 06 Januari 2024 - 19:05 WIB
Pemerintahan Gaza menyatakan kekecewaannya atas diamnya organisasi-organisasi internasional yang beroperasi di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas apa yang mereka gambarkan sebagai “kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh Tentara Israel.”
Rami Abdu, direktur kelompok hak asasi manusia Euro-Med Monitor, juga menuduh penodaan kuburan oleh Tentara Israel.
“Buldoser Israel dengan kejam menggali dan menghancurkan pemakaman al-Batish, yang dimaksudkan untuk keadaan darurat. Jenazah, termasuk sepupu saya, yang dikuburkan baru-baru ini, kini berserakan,” tulis Abdu di situs media sosial X.
“Sungguh menyedihkan karena tidak bisa menemukan sepupu dan teman-teman saya. Rasa tidak hormat terhadap almarhum sungguh di luar pemahaman.”
Baca Juga: Hizbullah Hujani Israel Utara dengan Roket Mematikan
Rami Abdu, direktur kelompok hak asasi manusia Euro-Med Monitor, juga menuduh penodaan kuburan oleh Tentara Israel.
“Buldoser Israel dengan kejam menggali dan menghancurkan pemakaman al-Batish, yang dimaksudkan untuk keadaan darurat. Jenazah, termasuk sepupu saya, yang dikuburkan baru-baru ini, kini berserakan,” tulis Abdu di situs media sosial X.
“Sungguh menyedihkan karena tidak bisa menemukan sepupu dan teman-teman saya. Rasa tidak hormat terhadap almarhum sungguh di luar pemahaman.”
Baca Juga: Hizbullah Hujani Israel Utara dengan Roket Mematikan
Lihat Juga :