Trump Desak Lebanon Lakukan Penyelidikan Transparan atas Ledakan Beirut
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:13 WIB
Ledakan yang melanda pelabuhan Beirut menghancurkan sebagian besar Ibu Kota Lebanon, merenggut lebih dari 150 nyawa dan melukai sekitar 6.000 orang.
Sebagian besar pejabat Lebanon mengatakan, ledakan itu dipicu oleh kebakaran di gudang pelabuhan, tempat penyimpanan amonium nitrat, bahan kimia yang dapat digunakan sebagai pupuk atau sebagai bahan peledak, telah mendekam selama bertahun-tahun. ( Baca juga: Turki Siap Bantu Bangun Pelabuhan Beirut yang Hancur karena Ledakan )
Para pemimpin dunia, organisasi internasional dan publik Lebanon yang marah telah mendesak penyelidikan internasional. Tetapi, Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan bahwa seruan untuk penyelidikan semacam itu adalah buang-buang waktu.
Sebagian besar pejabat Lebanon mengatakan, ledakan itu dipicu oleh kebakaran di gudang pelabuhan, tempat penyimpanan amonium nitrat, bahan kimia yang dapat digunakan sebagai pupuk atau sebagai bahan peledak, telah mendekam selama bertahun-tahun. ( Baca juga: Turki Siap Bantu Bangun Pelabuhan Beirut yang Hancur karena Ledakan )
Para pemimpin dunia, organisasi internasional dan publik Lebanon yang marah telah mendesak penyelidikan internasional. Tetapi, Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan bahwa seruan untuk penyelidikan semacam itu adalah buang-buang waktu.
(esn)
Lihat Juga :