Operasi AS di Laut Merah, Gelombang Persatuan atau Kebingungan?

Minggu, 24 Desember 2023 - 09:30 WIB
Prancis menyatakan dukungannya untuk menjamin kebebasan navigasi di Laut Merah tetapi mengklarifikasi kapal-kapalnya akan tetap berada di bawah komando Prancis, dan tidak menyebutkan secara spesifik apakah pasukan angkatan laut tambahan akan dikerahkan.

Baca juga: AS Terjebak di Laut Merah, Harus Siap Hadapi Penutupan Selat Gibraltar

Italia mengkonfirmasi pengiriman kapal fregat angkatan laut Virginio Fasan untuk melindungi kepentingan nasional di Laut Merah.

Mereka menekankan bahwa itu adalah bagian dari operasi yang ada dan bukan Operasi Penjaga Kemakmuran.

Spanyol menyatakan partisipasinya dalam misi yang dipimpin NATO atau operasi yang dikoordinasikan oleh Uni Eropa (UE), dan mengesampingkan keterlibatan sepihak dalam operasi Laut Merah.

Inggris menyerahkan kapal perusak HMS Diamond ke Operation Prosperity Guardian, yang beroperasi di dalam Pasukan Maritim Gabungan (CMF) pimpinan AS.

Yunani mengkonfirmasi pengerahan salah satu kapal fregat angkatan lautnya ke Laut Merah.

Sekutu NATO lainnya bahkan tidak mengirimkan kapal. Partisipasi Norwegia dibatasi hingga 10 perwira angkatan laut, yang diperbantukan di markas besar CMF di Bahrain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!